Menuju Kedaulatan Ekonomi: NYU Alumni Club Indonesia Gelar Diskusi Made in Indonesia 2035

Jakarta, 14 Agustus 2026 – NYU Alumni Club Indonesia menggelar diskusi strategis “Made in Indonesia 2035: Securing Economic Sovereignty through Advanced Manufacturing in an Era of Technological Change and Geopolitical Tensions” pada Jumat (14/8) di University Club Jakarta, Jl. Brawijaya VIII No. 8, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Diskusi ini menyoroti bagaimana Indonesia bisa memperkuat kedaulatan ekonomi dan daya saing industri manufakturnya di tengah pesatnya perubahan teknologi dan tensi geopolitik global. Sejumlah capaian seperti hilirisasi mineral dan posisi Indonesia dalam rantai pasok nikel serta baterai kendaraan listrik dunia jadi titik tolak pembahasan, dengan turut membandingkannya pada inisiatif serupa dari negara lain seperti Made in China 2025, sebagai bahan pertimbangan dalam merumuskan strategi Made in Indonesia 2035 menuju Indonesia Emas 2045.

Diskusi dipandu oleh Satya Hangga Yudha Widya Putra (Tenaga Ahli Kementerian ESDM) selaku moderator, dengan menghadirkan tiga narasumber: Pahala Nugraha Mansury (Managing Director Global Relation and Communication, Danantara), Mayor Jenderal TNI Frega Ferdinand Wenas Inkiriwang (Deputi Bidang Geostrategi, Lemhannas RI) yang membahas dinamika geopolitik dan posisi strategis Indonesia, serta Triana Krisandini (SVP Sustainability TBS) yang memberi sudut pandang dari sisi pelaku industri.. 

Topik yang dibahas cukup luas, mulai dari strategi industri dan kedaulatan ekonomi, manufaktur berbasis teknologi maju, hilirisasi mineral kritis, ketahanan energi, sampai dinamika geopolitik dan kerja sama ekonomi internasional. Peserta yang hadir datang dari berbagai latar belakang: mahasiswa dan akademisi Indonesia di Amerika Serikat, perwakilan pemerintah, pelaku industri, akademisi, hingga anggota NYU Alumni Club Indonesia sendiri. Acara ditutup dengan sesi networking, memberi ruang bagi peserta untuk berbincang langsung dengan para pembicara.

Lewat forum ini, NYU Alumni Club Indonesia berharap bisa menghasilkan rekomendasi kebijakan tingkat tinggi untuk penyusunan Strategi Made in Indonesia 2035, sekaligus mempererat kolaborasi antara pemerintah, industri, akademisi, dan masyarakat sipil dalam mendorong transformasi industri nasional yang berdaulat dan berkelanjutan menuju 2035.

What do you think?
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Insights & Success Stories

Related News