Jakarta, 31 Maret 2026 – Rebel Group bersama Oxford Society Indonesia (OXSI) menggelar diskusi bertajuk “Rethinking the Future of Indonesian Mobility” pada Selasa (31/3) di University Club Jakarta (UCJ), Jl. Brawijaya 8 No. 8, Jakarta Selatan. Mengusung tema “We Create Change”, diskusi ini membahas arah transformasi mobilitas Indonesia, mulai dari elektrifikasi transportasi publik, otomasi, hingga skema pembiayaan yang dibutuhkan untuk mewujudkan transisi tersebut.
Rebel Group merupakan firma advisory dan investasi infrastruktur independen yang berfokus pada persimpangan kebijakan publik, pembiayaan, dan implementasi proyek, khususnya di sektor mobilitas, transisi energi, dan pembangunan kota berkelanjutan. Berkantor pusat di Belanda dengan jaringan kantor di Eropa, Afrika, dan Amerika, Rebel membuka kantor di Singapura pada 2025 dan kini mulai memperluas kehadirannya di Indonesia, salah satunya melalui proyek elektrifikasi armada bus TransJakarta.
Diskusi ini digelar di tengah momentum penting bagi sektor transportasi Indonesia. Urbanisasi yang berlangsung cepat, kebutuhan mobilitas yang terus meningkat, serta komitmen iklim nasional mendorong percepatan kebutuhan akan solusi transportasi baru. Elektrifikasi dipandang sebagai jalur transformasi jangka pendek yang paling realistis, sementara otomasi, digitalisasi, dan integrasi smart-city diproyeksikan membentuk transformasi jangka panjang mobilitas di Indonesia.
Diskusi dipandu oleh Jordan Zele (Oxford Alum ’23) selaku moderator, dengan menghadirkan sejumlah pembicara yang mewakili simpul-simpul penting ekosistem mobilitas Indonesia: Rama Raditya dari TransJakarta selaku operator transportasi publik, Rian Ahdian dari Marlip selaku produsen kendaraan listrik, Pinta Lizti Irene dari Asian Development Bank (ADB) selaku mitra pembiayaan, serta Yoga Adiwinarto dari Kalista selaku penyedia infrastruktur pengisian daya.
Pembahasan dalam forum ini berfokus pada elektrifikasi transportasi publik, dengan diskusi mencakup empat area utama: elektrifikasi bus dan feri beserta infrastruktur pendukungnya, kelayakan komersial dan model pembiayaan, kesiapan jaringan listrik dan strategi pengisian daya, serta peran pemerintah, operator, dan produsen kendaraan.
Melalui forum ini, OXSI dan Rebel Group berharap dapat terus mendorong dialog lintas sektor yang konkret dan berbasis data, guna mempercepat transisi Indonesia menuju sistem transportasi yang lebih bersih, efisien, dan terintegrasi.



